Civ 5 membawa banyak perubahan serta improvisasi dalam seri Civilization. Salah satu perubahan yang mencolok adalah sistem peta yang tidak lagi mengadopsi petak kubus, namun heksagonal segi delapan. Sistem kubus dianggap curang, karena bagi pemain yang berada di ujung peta, jarak tempuh pemain lain untuk menyerangnya jadi semakin jauh. Dengan sistem heksagonal, seluruh jarak jadi lebih adil. Selain itu, kamu juga tidak bisa lagi menumpuk dua unik dalam satu petak, sehingga untuk melakukan penyerangan, unik-unik harus berjajar untuk menyerang kota lawan, dan tidak bisa menyerang secara bersamaan dalam satu turn yang sama.
Temukan walkthrough bahasa Indonesia, informasi game game terbaru dan terpopuler di sini dan info seputar perkembangan dunia game
Tampilkan postingan dengan label PC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PC. Tampilkan semua postingan
James Bond 007 Blood Stone
James Bond 007: Blood Stone atau yang sebelumnya dikenal juga sebagai Blood Stone 007 merupakan seri game James Bond yang bakal menggunakan storyline orisinil. Meski alur ceritanya tergolong asli dan tidak mengadaptasi film-film Bond seperti seri game James Bond lainnya, seri yang satu ini tetap digarap dengan serius. Kabarnya sosok James Bond yang diambil menggunakan suara dan figur dari Daniel Craig, meskipun tidak begitu mirip, selain itu aktris Judi Dench juga turut menyumbangkan suaranya untuk tokoh M. Sementara untuk tokoh 'Bond Girl', aktris asal Inggris Joss Stone terpilih untuk digunakan sebagai role model sekaligus mengisi suara dari Nicole Hunter.
LARA CROFT AND THE GUARDIAN OF LIGHT
Petualangan Lara Croft memang selalu menegangkan dan dipenuhi konflik-konflik menarik. Jangan harap bahwa petualangannya dalam mencari sebuah artifak akan berjalan tenang dan damai. Tidak, bisa dijamin dia akan selalu terlibat masalah. Entah karena dia magnet pengundang masalah atau memang ditakdirkan untuk menyelamatkan dunia terus menerus. Yang pasti, kali ini petualangan Lara lebih menegangkan.
R.U.S.E.
Tidak seperti game RTS lain yang bertema Perang Dunia II, R.U.S.E. berbeda dan memiliki lebih banyak pendekatan dalam menggunakan taktik berperang. Pecinta game RTS pasti terbiasa dengan rutinitas mendirikan bangunan, mengumpulkan sumber daya, melatih dan menimbun pasukan, lalu menyerang ketika kamu merasa kekuatan serangmu sudah cukup besar. Sedangkan taktik favorit lain yang bisa kamu gunakan adalah memancing pasukan musuh dengan pasukan kecil lalu melakukan flank ke markas musuh dari sisi lain. Penggunaan taktik simpel seperti pada game RTS pada umumnya sangat berbeda dengan R.U.S.E. yang menawarkan banyak pendekatan taktik berperang.
Fate 3: Undiscovered Realms
Pahlawan kota Grove telah menyelesaikan pencariannya dan merayakan kemenangannya. Tetapi selama perayaan seorang lelaki tua yang tidak dikenal muncul dan meyakinkan pahlawan datang dengan dia, mengatakan kepadanya bahwa kejahatan besar lain telah muncul. Orang tua menipu pahlawan, dan membuka Kitab Takdir, mendapatkan kekuasaan. pahlawan sekarang harus menghentikan ini musuh baru dengan menjelajahi ruang bawah tanah dari Druantia, sebuah dunia hutan berlumut dan terowongan kering, dan Typhon, sebuah tundra beku dan gurun kutub.
Fate 2: The Traitor Soul
Fate: The Traitor Soul adalah sebuah permainan Action role-playing game (RPG) yang dikembangkan oleh perusahaan pengambang game WildTangent dan dirilis pada 9 September 2009 sebagai lanjutan game Fate – Expansion yang telah dirilis sebelumnya pada tahun 2005.
Permainan ini memang sangat mirip dengan seri sebelumnya, namun dalam kemasan kali ini ditambahkan berbagai fitur-fitur baru. Beberapa fitur baru tersebut adalah penambahan wajah dan rambut baru untuk karakter terbamuk bonus untuk status (kemampuan) dari tiap-tiap karakter tersebut. Selain itu juga ada penambahan untuk summon (pemanggilan) hewan peliharaan. Penambahan ini adalah menambah perubahan hewan perliharaan menjadi serigala, beruang, babi hutan, dan lebah, serta berbagai item yang mampu membuat hewan perliharaan berubah bentuknya menjadi hewan yang dipanggil secara permanen (tidak terbatas waktu). Untuk barang-barang/items mengelami berbagai perubaah seperti penambahan jubah, anting, cincin, mantra, dan tentunya senjata-senjata yang lebih mutakhir.
Permainan ini memang sangat mirip dengan seri sebelumnya, namun dalam kemasan kali ini ditambahkan berbagai fitur-fitur baru. Beberapa fitur baru tersebut adalah penambahan wajah dan rambut baru untuk karakter terbamuk bonus untuk status (kemampuan) dari tiap-tiap karakter tersebut. Selain itu juga ada penambahan untuk summon (pemanggilan) hewan peliharaan. Penambahan ini adalah menambah perubahan hewan perliharaan menjadi serigala, beruang, babi hutan, dan lebah, serta berbagai item yang mampu membuat hewan perliharaan berubah bentuknya menjadi hewan yang dipanggil secara permanen (tidak terbatas waktu). Untuk barang-barang/items mengelami berbagai perubaah seperti penambahan jubah, anting, cincin, mantra, dan tentunya senjata-senjata yang lebih mutakhir.
WarRock
WarRock, Multiplayer First Person Shooter dikembangkan oleh Dream Execution (Korea Selatan) dan dibawa ke Indonesia oleh Megaxus. Game dengan sistem Free2 play ini menggunakan JINDO Engine - yang dipakai juga dalam game XBOX 360 untuk menghasilkan tampilan grafis yang memukau.
Dalam game ini pemain dapat memilih antara NIU atau Derbaran yang terlihat dalam suasana perang yang dinamis dan realistik. Di sini digunakan berbagai macam persenjataan, peralatan militer abad ke-20 dan 21, serta kendaraan militer seperti motor, humvee, helikopter, serta pesawat jet.
WarRock punya tiga mode permainan, Close Quarters Combat, Urban Ops, dan Battle Groups
Dalam game ini pemain dapat memilih antara NIU atau Derbaran yang terlihat dalam suasana perang yang dinamis dan realistik. Di sini digunakan berbagai macam persenjataan, peralatan militer abad ke-20 dan 21, serta kendaraan militer seperti motor, humvee, helikopter, serta pesawat jet.
WarRock punya tiga mode permainan, Close Quarters Combat, Urban Ops, dan Battle Groups
Tom Clancy's Ghost Recon: Future Soldier
Tom Clancy's Ghost Recon: Future Soldier yang juga dikenal sebagai Tom Clancy's Ghost Recon 4 sebenarnya dijadwalkan rilis tahun ini. Namun, Ubisoft menundanya sampai tahun depan. Awalnya, seri ini sempat menggunakan judul Tom Clancy's Ghost Recon Predator. Namun, kemudian Predator rencananya bakal digunakan untuk format PSP (game yang sama hanya judulnya yang berbeda). Khusus untuk seri ini, Ghost Recon membawa tema futuristik.
Beberapa game mengklaim bahwa perang selalu berubah, berevolusi dan turut membentuk dunia. Namun, menurut game ini perang
Beberapa game mengklaim bahwa perang selalu berubah, berevolusi dan turut membentuk dunia. Namun, menurut game ini perang
Star Wars The Clone Wars-Republic Heroes
Kesuksesan trilogi Star Wars membuat George Lukas membuat lagi trilogi kedua yang merupakan prekuel dari yang pertama. Setiap film Star Wars punya ciri khas di mana ada selisih waktu yang cukup jauh antara episode satu dengan berikutnya. Episode 2: Attack of the Clones merupakan awal terjadinya Clone Wars, sedangkan episode 3: Revenge of the Sith merupakan akhir dari Clone Wars. Cerita dalam Clone Wars justru difilmkan dalam film seri animasi 3D di bioskop dan di kanal Cartoon Network. Republic Heroes (RH) merupakan versi game dari serial tersebut.
Ship Simulator Extremes
Ship Simulator Extremes terkenal akan dedikasinya yang sangat tinggi terhadap realita dan akurasi. Setiap konten dalam game ini dibuat dengan blue print serta berkolaborasi dengan kapten maritim di seluruh dunia dan diklaim sebagai game simulasi paling realistis yang pernah ada. Mungkin sebagian dari kamu bakal bertanya-tanya, seberapa menarik sih memainkan game simulator? Nah, ada baiknya kamu baca ulasan berikut ini.
Close Combat: Last Stand Arnhem
Close Combat: Last Stand Arnhem merupakan game yang dibuat berdasarkan seri Close Combat: A Bridge Too Far dan Close Combat: The Longest Day. Meski seri ini seringkali disebut sebagai game remake, Last Stand Arnhem sebenarnya lebih tepat disebut sebagai versi modernisasi dari A Bridge Too Far. Tentunya seri ini tidak hanya menghadirkan nuansa klasik dari A Bridge Too Far, tapi juga menghadirkan berbagai peningkatan serta fitur-fitur menarik lainnya. Seperti yang diungkapkan oleh David Heath, direktur operasi Matrix Games, bahwa seri A Bridge Too Far telah
Beat Hazard
Game yang paling digemari sepanjang masa oleh para gamer yang bercimpung di mesin arcade adalah shooting game, dengan pesawat mini melawan musuh seabrek, ditampilkan dengan pewarnaan dan efek-efek yang sangat heboh. Dengan begitu, beberapa kalangan sampai berpendapat kemeriahannya cuma bisa dikalahkan oleh kembang api dalam festival musim panas Jepang.
Kalau bicara apa yang kurang dari game seperti ini, mungkin kebanyakan orang menjawab 'musik' (setelah sekarang banyak sekali game sejenis dengan grafis dan bahkan penambahan story ke dalamnya). Karena musik umumnya bukan faktor yang dianggap vital dalam game shooting. Bukan hal aneh sebenarnya, tapi dalam, Beat Hazard musik justru jadi
Arma II: Operation Arrowhead
ArmA II di tahun 2009 sudah membuktikan diri sebagai standar baru di kelas game simulasi militer, meskipun beberapa bug mengurangi potensinya. ArmA II: OPERATION ARROWHEAD merupakan versi stand along expansion yang mengkombinasikan seluruh keindahan grafis, realism militer, fitur action dari pendahulunya, dan tanpa bug yang merusak game. Peningkatan prekuelnya ini bahkan mencakup segala hal, dengan setting latar, senjata, dan petualangan baru untuk pecinta game simulasi tempur.
Masih mirip ArmA II, salah satu fitur utama yang ditawarkan Arrowhead adalah
15 Days
15 Days adalah game petualangan third-person dengan gameplay point-and-click. Game ini merupakan buah karya dari developer yang juga membuat game futuristic The Moment of Silence dan juga game bertema gangguan kejiwaan Overclocked. Plot cerita dari 15 Days menjadi nilai jual utamanya. Intinya, game ini mengisahkan tentang sekelompok aktivis politik sekaligus pencuri barang-barang seni yang mencuri dari orang kaya dan membagikannya pada orang miskin.
Cathryn, Bernard, dan Mike bisa disebut sebagai Robin Hood modern yang menjual hasil curiannya untuk kemudian disumbangkan ke rakyat kecil. Suatu kali mereka mendapat tawaran misi dengan bayaran tinggi dari seorang klien baru yang misterius bernama Mr Odila. Atas tawaran menggiurkan ini tri Robin Hood modern tersebut bertualang ke sejumlah tempat, seperti London Modern Gallery, Musee de Paris, dan juga kepulauan Surinawa.
VINDICTUS
Tahun 2010 merupakan tahun pertama bagi Nexon untuk muncul di event bergengsi E3, tapi bukan berarti publisher asal Korea Selatan ini masih awam dalam dunia game. Satu dari tiga game yang ditampilkan publisher ini adalah Vindictus, game action-RPG yang menggunakan engine source yang dimodifikasi sedemikian rupa hingga mampu menghasilkan game hack-and-slash yang menyenangkan.
Grafis dalam Vindictus sepintas mirip dengan Dragon Age dengan Environment dan musuh yang dibuat cukup detail dan bervariasi. Satu hal yang berbeda di sini adalah gameplay-nya lebih ke arah action daripada RPG. Gamer dapat mengambil berbagai macam objek termasuk batu dan puing untuk dilemparkan kepada musuh. Selain itu serangan yang tersedia juga bervariasi, meski hanya terbagi dalam serangan ringan dan berat. Kedua serangan ini bisa digunakan untuk melancarkan berbagai macam kombo untuk menghabisi musuh. Para gamer juga bisa menangkap dan melempar musuh, selain membantingnya dengan gerakan-gerakan seperti gulat.
Sniper: Ghost Warrior
Sniper: Ghost Warrior merupakan game FPS yang mengambil tema sniper dengan latar tempat sebuah hutan tropis. Game ini memilki mekanisme sniping yang bagus meskipun tidak begitu menekankan pada aspek realistis yang kuat. Ketika membidik pun gamer masih dibantu dengan titik yang berfungsi sebagai pointer dan tidak perlu memperhitungkan arah angin dan jarak yang harus ditempuh peluru. Terlepas dari semua faktor tersebut game ini cukup menyenangkan meski tidak ada yang special.
Gamer memang bermain sebagai seorang sniper tapi gamer juga bisa menggunakan rifle, pistol, atau pisau, tak ubahnya seperti Rambo yang bergerilya di dalam hutan. Level pembukaan memang sangat terasa nuansa sniper-nya, tapi makin ke belakang Sniper: Ghost Warrior semakin tak ada bedanya dengan gaem-game FPS perang pada umumnya. Bahkan game ini lebih mirip dengan Modern Warfare 2 yang dibuat dengan budget minim, lengkap dengan grafisnya yang masih kasar serta beberapa fitur, level, dan adengan yang ‘mengadopsi’ langsung dari Modern Warfare 2.
REAL WARFARE 1242
Rusia di abad ke-13 merupakan negara yang sangat besar, bahkan lebih besar dari negara Eropa mana pun. Negara yang terpecah-pecah karena konflik internal ini dulu merupakan kekuatan yang tidak dapat dipandang remeh,karena mampu bertahan menghadapi serangan dari luar, termasuk Mongol. Mongol menyerang Rusia secara tiba-tiba dan tanpa ampun, dan pihak Rusia mempertahankan tanah airnya mati-matian di bawah pimpinan seorang pejuang yang juga pangeran, Alexander Nevsky.
Real Warfare: 1242 mengambil kisah dari sejarah era itu. Di game ini, para gamer bisa merasakan peran sebagai seorang peminpin para pangeran, ksatria dan bertempur melawan musuh yang mengancam tanah airmu. Tujuan utama para gamer adalah
DISCIPLES III:RENAISSANCE
Disciples III melanjutkan dunia dimana Nevandaar sudah ditinggalkan oleh Highfather, sang dewa. Ketika tanah suci itu di ambang kehancuran, tiba-tiba sebuah bintang jatuh di perbatasan kerajaan manusia. Seluruh kaum bijak berusaha mencari arti kejadian itu, sedangkan bangsa manusia, elf, dan iblis berlomba mengirimkan para hero terbaiknya untuk mencari bintang jatuh tersebut. Bethrezen, yang paling menginginkan bintang itu, ternyata adalah Inoelle, malaikat pembawa pesan dari surge yang memiliki tujuan misterius. Perjalanan Inoelle pun di mulai. Dia merupakan simbol harapan bagi semua penghuni Nevandaar yang sudah di ambang malapetaka.
FIFA Soccer 11
Setelah musim World Cup berlalu kini sudah saatnya bagi EA untuk memperkenalkan seri game olahraga terbaru andalan mereka FIFA Soccer 11, atau yang lebih dikenal dengan FIFA 11. Dalam seri game sepak bola terbaru ini pihak developer memperkenalkan fitur baru yang memberikan karakteristik khusus pada masing-masing pemain. Fitur yang diberi nama ‘’Personality’’ ini akan membedakan antara pemain yang satu dengan yang lainnya.
Dengan hadirnya fitur ini, keahlian setiap pemain serta karakteristik mereka di lapangan akan semakin jelas. Bagaimana tidak, Personality+ merupakan database dari kumpulan evaluasi, nilai, 36 atribut dan 57 karakteristik yang dikumpulkan dan disusun oleh 1700 scout di seluruh dunia. Bagaimana dengan implementasinya ? Kita ambil contoh langsung saja, pemain Real Madrid, Kaka, yang akan mampu memberikan umpan-umpan matang dan kreatif, sementara pemain Barcelona, Andreas Iniesta akan memiliki kontrol dribble bola yang baik melewati penjagaan musuh, Wayne Rooney dari MU akan memiliki kemampuan tendangan jarak jauh yang baik, sementara pemain bertahan seperti Giorgio Chiellini dari Juventus akan mampu mengantisipasi , memperkirakan, dan bereaksi terhadap striker lawan dengan baik.
Lalu soal penjaga gawang ?
Dengan hadirnya fitur ini, keahlian setiap pemain serta karakteristik mereka di lapangan akan semakin jelas. Bagaimana tidak, Personality+ merupakan database dari kumpulan evaluasi, nilai, 36 atribut dan 57 karakteristik yang dikumpulkan dan disusun oleh 1700 scout di seluruh dunia. Bagaimana dengan implementasinya ? Kita ambil contoh langsung saja, pemain Real Madrid, Kaka, yang akan mampu memberikan umpan-umpan matang dan kreatif, sementara pemain Barcelona, Andreas Iniesta akan memiliki kontrol dribble bola yang baik melewati penjagaan musuh, Wayne Rooney dari MU akan memiliki kemampuan tendangan jarak jauh yang baik, sementara pemain bertahan seperti Giorgio Chiellini dari Juventus akan mampu mengantisipasi , memperkirakan, dan bereaksi terhadap striker lawan dengan baik.
Lalu soal penjaga gawang ?
Fable III
Berita mengenai sedang dibuatnya Fable III sebetulnya sudah terdengar sejak Game Developer Conference 2010. Peter Molyneux, yang merupakan designer game ini, mengatakan bahwa Fable III merupakan game yang sulit untuk dibuat. Beliau mengatakan bahwa jika gamer hanya diberikan cerita baru, lokasi yang sedikit serta semua peraturan sudah ada sejak awal, maka besar kemungkinan gamer akan cepat merasa bosan.
Menurut Molyneux, konsep RPG selalu berawal dari
Langganan:
Postingan (Atom)














